Select Page

macbook450

Kontan Logo

[Download PDF KONTAN DAILY Strategi dan Eksekusi Startup Gumroad]

oleh Jennie M. Xue

Di usia 18 tahun, Sahil Lavingia dropout dari USC di semester pertama dan bergabung dengan Pinterest sebagai Web designer. Satu tahun kemudian, ia mendirikan Gumroad. Ia sendiri telah mendesain Web sejak usia 13 tahun dan menjadi Founder dan CEO Gumroad di usia 20.

Gumroad mempermudah para penjual produk digital dan pembeli dengan hanya beberapa klik saja. Berbeda dengan PayPal yang memerlukan integrasi lebih mendalam dengan Web site penjual dan distribusi produk digital, Gumroad jauh lebih sederhana dengan distribusi dan penyimpanan produk di cloud yang secure.

Founder dan CEO Sahil Lavingia mempunyai visi yang kuat tentang “helping people selling stuff” setelah ia berhasil membangun prototip Gumroad yang digunakan untuk menjual ikon digital Photoshopnya. Ikon tersebut ternyata menarik 50.000 peminat, sehingga timbullah epifani “aha moment” untuk diluncurkan secara serius.

Kini, siapapun bisa menggunakan Gumroad sebagai penjual (merchant/vendor) atau pembeli. Gumroad sendiri tidak menjual produk, namun merupakan sarana penjualan produk digital yang sangat simpel, intuitif, dan mudah digunakan oleh siapa saja.

Gumroad merupakan salah satu primadona dotcom berhasil yang belum go public. Potensinya sangat besar dan telah mendapatkan total USD 8,1 juta investasi dari Kleiner Perkins Caulfield & Byers venture capital.

Filosofi bisnisnya sangat menarik dan jenius yang ia pelajari dari Derek Sivers: idea tidak mempunyai arti apa-apa jika tidak dieksekusi. Ide hanyalah multiplier (faktor perkalian), sedangkan eksekusi yang sangat baik bernilai jutaan dollar.

Semakin baik and jenius eksekusi, semakin tinggi nilai suatu ide. Dalam kasus Gumroad, prototip hanya dibuat dalam satu akhir pekan saja dan kini telah menerima investasi lebih dari USD 8 juta. Ide sederhana ternyata bukan hanya suatu ide belaka, sepanjang eksekusinya mendetil dan sangat baik.

Salah satu tip menarik dari Lavingia bagi mereka yang hendak mencari investor dari venture capitalist: Para investor akan memberikan kepercayaan penuh kepada Anda, namun kepercayaan akan berkurang apabila eksekusi tidak sesuai dengan apa yang diajukan. Bagaikan bak air yang penuh, kepercayaan 100 persen perlu selalu diisi kembali, supaya tidak berkurang kepenuhannya.

Apa yang bisa kita pelajari dari keberhasilan Gumroad?

Pertama, kuasai bahasa programming dengan sangat baik, sehingga mampu memproduksi suatu program atau aplikasi yang profesional. Ruby on Rails merupakan bahasa programming backend yang fleksibel dan dipakai oleh situs-situs populer. Skalabilitas setiap situs sangat luar biasa, apabila digarap dengan sungguh-sungguh.

Kedua, kemampuan eksekusi sering kali tidak dipandang penting, padahal ini merupakan inti dari segala bentuk keberhasilan. Ide hanyalah merupakan multiplier, ingat ini. Eksekusi yang luar biasa baik dan rapi akan memberi jutaan kali nilai bagi suatu ide. Ide dan eksekusi Gumroad mungkin hanya terbilang beberapa hari saja, namun kini telah membuahkan investasi VC melebihi USD 8 juta.

Ketiga, buatlah perubahan kecil, mikro, atau bahkan nano dari suatu produk yang telah ada. Gumroad merupakan gabungan antara PayPal (payment gateway) dengan E-Junkie (digital product secure distribution), tanpa repot. Add incremental value. Perbaiki sesuatu sehingga lebih baik, Anda tidak perlu menjadi seorang Thomas Edison yang menciptakan lampu pijar dari nol.

Keempat, kesempatan eksponensial sangat dimungkinkan di era Internet ini. Start walking and think about it while you’re walking. Tidak perlu menunggu hingga Anda sudah mencapai level advanced untuk memulai suatu bisnis. Anda bisa berjalan dan berkembang bersamaan.

Akhir kata, CEO muda belia Sahil Lavingia memberi masukan berharga: Kita hidup di era yang luar biasa, di mana taraf hidup telah sangat tinggi. Bahkan jauh lebih baik dari lima tahun yang lalu. Apa yang bisa kita nikmati sekarang, mungkin belum eksis satu dekade yang lampau. Inilah hasil dari demokratisasi informasi dan produk-produk digital.

Internet merupakan ladang emas dengan itik-itik bertelur emas yang dapat dengan sekejap mengubah nasib seseorang. Dengan strategi dan eksekusi yang baik dan cermat, satu perubahan kecil incremental dapat melambungkan produk digital. So, start walking.[]

KONTAN DAILY, Jumat, 1 Juli 2016

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

Pin It on Pinterest

Share This